Laporan Observasi Kel.1 di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat

Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat ini merupakan sebuah instansi pemerintahan yang bergerak dibidang pendidikan yang dikhususkan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan yang dimulai dari tingkat SD, SMP, sampai dengan SMA.

Adapun salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat dalam mewujudkan visi dan misinya yaitu dengan mengadakan:

  • Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis
  1. Penyelenggaraan diklat-diklat berjenjang bagi guru SD, SMP, dan SMA.
  2. Penyelenggaraan kegiatan kemitraan dengan Dinas Pendidikan.
  3. Penyelenggaraan diklat pengembangan pembelajaran berbasis IT bagi guru IT di SBI dan SBM.
  4. Penyelenggaraan diklat guru pembina olimpiade sains SMA.

Hasil Analisis SWOT

  • Strength (Kekuatan)
  1.  Adanya evaluasi dampak diklat yang dilakukan 2 sampai 3 tahun sesudah diklat dilakukan.
  2. Di dalam pelaksanaan suatu pelatihan, panitia memberikan suatu instrumen kepada para peserta untuk meminimalisir adanya kekurangan dalam pelaksanaan pelatihan.
  3. Selalu mempersiapkan rencana yang lain, maksudnya panitia selalu mempersiapkankan Plan A, Plan B dan Plan C apabila rencana yang pertama terdapat suatu gangguan.
  4. Melaksanakan Kerjasama dengan Lembaga dan Masyarakat Dalam Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah.
  5. Melaksanakan Penyajian dan Penyebarluasan Informasi Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah.
  6. Memfasilitasi Peningkatan Mutu Tenaga Kependidikan Sesuai dengan Kebutuhan Propinsi Jawa Barat.
  7. Memfasilitasi Peningktan Kinerja Lembaga Kependidikan Dasar dan Menengah di Wilayah Propinsi Jawa Barat.
  • Weakness (Kelemahan)
  1. Dalam pelaksanaan pelatihan, panitia masih menggunakan modul, atau pelatihan masih dilakukan dengan tatap muka, tidak pernah dilakukan secara online.
  2. Tidak adanya Master Plan dalam melakukan perencanaan pelatihan.
  • Opportunities (Peluang)
  1. Pelaksana Penyiapan Bahan Perumusan Kebijakan Teknis Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah.
  2. Penjamin Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah Terdepan di Indonesia yang Berwawasan Global.
  • Treat (Tantangan)
  1. Perubahan zaman yang menuntut perkembangan kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan yang sesuai dan ditetapkan oleh pemerintah pusat.
  2. Sulitnya bekerjasama dengan masyarakat sekitar dalam berpatisipasi menilai hasil atau evaluasi dari pendidikan pelatihan yang dilakukan pendidik.

 Strategi Pemecahan Masalah

  • Banyak kebijakan pelatihan dan pengembangan yang dilakukan oleh LPMP tetapi tidak semua menghasilkan dampak yang menggembirakan, hal ini perlu untuk dicermati sebagai bahan evaluasi dalam merencanakan sistem pelatihan dan pengembangan yang tepat. Setiap calon peserta atau guru yang membutuhkan pelatihan dan agar dapat berkompetisi, dan untuk meningkatkan produktivitas mereka.
  • Fokus dari kebijakan pelatihan harus menekankan bagaimana cara menyeimbangkan kebutuhan dari individu dan organisasi. Arah kebijakan pengembangan adalah usaha untuk mentransformasi sejumlah pilihan untuk mengembangkan SDM dengan menetapkan pengembangan SDM sebagai penyangga sistem manajemen organisasi.
  • Pelatihan dan pengembangan masa yang akan datang sebaiknya menggambarkan berbagai aktivitas yang diarahkan pada peningkatan standar dan meningkatkan kualitas pengetahuan calon peserta serta hasil dari organisasi. Semua aktivitas pelatihan dan pengembangan akan difokuskan pada efektivitas dari aktivitas yang akan dievaluasi sesuai dengan tujuan personal dan tujuan organisasi melalui sistem penilaian kinerja dan perencanaan strategis.

Kesimpulan

  • Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan adalah sebuah tempat yang menempatkan lembaganya di bidang pelatihan dan pengembangan, sesuai dengan tujuannya, program yang di buat sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan para tenaga pendidik . TOR yang di gunakan adalah untuk jangka penjang yang berkelanjutan, sehingga terkadang pelatihan yang di adakan sudah pernah diikuti oleh para tenaga pendidik.
  • Sesuai dengan motto nya “Pelayanan Prima dan Komitmen Terhadap Mutu” maka program yang di adakan sifatnya sangat konsisten, hal ini yang menjadi bahan pertimbangan para PTK untuk mengikuti pelatihan.

Rekomendasi

  • Di harapkan dalam setiap penyelenggaraan program pelatihan dan pengembangan di buat terlebih dahulu perencanaan, sasaran, dan tujuan yang jelas.
  • Pelatihan dan Pengembangan yang di adakan di harapkan sesuai dengan kebutuhan para tenaga pendidik di lapangan.
  • Membuat inovasi program yang lebih memotivasi para PTK dalam mengikuti pelatihan.
  • Pelatihan yang di adakan tidak berulang, karena tidak sedikit PTK yang mengikuti kegiatan yang sama secara berulang.
  • Melihat kuota angkatan peserta yang mengikuti pelatihan, agar menekan adanya pengulangan pelatihan.
  • Master Plan sangat di butuhkan dalam program perencanaan pelatihan.
  • Informasi dan Teknologi harus mendapatkan posisi penting dalam peningkatan mutu pendidik.
  • Perbaikan dan Penambahan sarana dan prasarana.
  • Perbaikan Kesiapan Panitia dalam berbagai hal teknis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s