Resume Presentasi Kel.7 (Laporan Observasi) Pelatihan dan Pengembangan di PT MITRA RAJAWALI Banjaran

Profil Lembaga

PT Mitra Rajawali Banjaran adalah salah satu perusahaan BUMN yang begerak dalam produksi alat-alat kesehatan. PT Mitra Rajawali Banjaran merupakan salah satu anak perusahaan dari  PT RNI Grup. Karena bergabung dalam RNI Grup maka segala kebijakan berpedoman pada kebijakan kantor pusat.

Perusahaan ini terdiri dari  5 departemen, yaitu:

  1. Departemen  Produksi
  2. Departemen PMPP (kualiti kontrol)
  3. Departemen SDM
  4. Departemen Adsministrasi & Keuangan
  5. Departemen  Marketing

Gambaran Pendidikan dan Pelatihan

Pendidikan dan pelatihan di perusahaan ini di pegang oleh Departemen SDM. Tetapi analisis kebutuhan diklat secara spesifik dilakukan oleh Departemen masing-masing, begitupun dengan pengajuan kebutuhan diklat. Diklat dilakukan oleh pihak eksternal dan internal perusahaan, hal tersebut di sesuaikan dengan kebutuhan pelatihan.

1. Bentuk-bentuk Pelatihan

  • Psikotest
  • Akutansi dan perpajakan
  • Leadership
  • Public speaking
  • Management marketing
  • Analisa kimia
  • Custumer oriented dan kedisiplinan
  • Pelatihan auditor
  • In house trainning management Qolbu

2. Metode pelaksanaan diklat

Menurut Wilson (1983) ; Sloane dan Witney (1988) Strategi atau Metode “on the job training” dilakukan oleh instansi kepada pegawai dengan tetap bekerja sambil mengikuti pendidikan / pelatihan. ) sedangkan metode “off the job training” di lakukan diluar tempat kerja pegawai.

Sedangkan metode yang di gunakan oleh perusahaan ini cenderung lebih sering menggunakan metode off the jo training, karena apabila karyawan yang bersangkutan sedang melaksanakan diklat maka karyawan yang bersangkutan akan libur dalam bekerja dan diklat yang dilakukan diluar tempat kerja. Tapi terkadang diklat dilaksanakan di tempat kerja. Hal ini akan disesuaikan dengan kebutuhan diklat.

Hasil Analisis SWOT

Kekuatan

  • Kurang nya sarana prasarana pendukung untuk diadakannya diklat di dalam kantor.
  • Kurangnya staf ahli di bidang nya masingmasing yang terdapat di perusahaan ini

Kekurangan

  • Adanya keinginan dari sebagian besar karyawan untuk mengembangkan kompetensi
  • Walaupun tidak ada staf ahli, tetapi Kadep yang ada telah memiliki kompetensi yang di haruskan sehingga dapat mendidik dan melatih karyawanya. Sehingga dapat membantu pelaksanaan diklat.

Peluang

  • Adanya dukungan yang besar dari pihak PT. RNI Grup untuk dapat memfasilitasi jika ada kebutuhan untuk pelatihan yang berkaitan dengan PT. RNI grup.
  • Banyaknya kerjasama yang dilakukan dengan lembaga pelatihan lainnya.

Ancaman

  • Banyak persaingan yang salah satu indikatornya adalah kompetensi karyawan terutama dari perusahaan dengan produk sejenis di luar negeri. Maka dari itu diklat sangat diperlukan

Strategi Pemecahan Masalah

Adapun masalah yang muncul dari pelaksanaan diklat di PT. MITRA RAJAWALI BANJARAN  adalah:

  • Kurangnya sarana-prasarana yang mendukung untuk melakukan in job training(hanya bisa dilaksanakan untuk pelatihan kecil)
  • Kurangnya staf ahli yang dapat memberikan diklat internal
  • Kurangnya anggaran untuk diklat

Oleh karena itu, pemecahan masalah yang dapat diambil adalah:

  • Melaksanakan diklat diluar kantor agar tujuan diklat dapat tercapai
  • Memberdayakan segala sumber daya alat yang ada secara maksimal
  • Memberikan pelatihan yang berkelanjutan pada kepala departemen agar mereka menjadi ahli dalam bidangnya masing-masing. Sehingga walaupun tidak ada staf ahli, mereka telah ahli dalam bidang nya dan dapat memberikan diklat kepada karyawan lainnya.
  • Penambahan anggaran untuk diklat karena diklat sangat penting untuk peningkatannkualitas karyawan dan perusahaan.

 

Kesimpulan

  • Sumber daya manusia merupakan elemen utama organisasi dibandingkan dengan elemen lain seperti modal, teknologi, dan uang sebab manusia itu sendiri yang mengendalikan yang lain.
  • Latihan dan pengembangan dapat didefinisikan sebagai usaha yang terencana dari organisasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pegawai.
  • Pelatihan dan pengembangan merupakan dua konsep yang sama, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan. Tetapi, dilihat dari tujuannya, umumnya kedua konsep tersebut dapat dibedakan. Pelatihan lebih ditekankan pada peningkatan kemampuan untuk malakukan pekerjaan yang spesifik pada saat ini, dan pengembangan lebih ditekankan pada peningkatan pengetahuan untuk melakukan pekerjaan pada masa yang akan datang,
  • PT. MITRA RAJAWALI BANJARAN memandang pentingnya diadakan pengembangan sumber daya manusia sebab pada saat ini karyawan merupakan asset yang sangat penting dalam mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Disamping itu dalam kegiatan pengembangan sumber daya manusia, perlu adanya koordinasi yang cukup baik antara setiap unit kerja yang ada di dalam organisasi dengan bagian kepegawaian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s